Faniez dan Yudhis

Alkisah pada suatu hari Jumat, 18 Juli 2008, sudah hampir setahun berlalu sejak acara berlibur ramai-ramai ke Taman Safari Indonesia. Di barisan pria ada Iqbal, Suprie, Goda, Zammy, dan Yudhis. Sementara para wanitanya adalah Sita, Nonadita, Faniez, Muti, dan saya. Rombongan Ndoro Kakung kemudian menyusul juga ke sana.
Yak.. acara liburan ini tak lain tak bukan sekaligus menjadi ajang kopdar. Yang memang adalah kopdar perdana saya yang beramai-ramai. Secara sebelumnya jika kopdar saya lebih sering bertemu langsung dengan satu-dua orang blogger saja *lirik-lirik trimaskenthir*
Di acara liburan-kopdar itu pula pertama kalinya saya bersua secara langsung dengan blogger-blogger yang biasanya hanya saya jumpai melalui tulisan mereka.
Adalah dua orang ini: Faniez dan Yudhis, yang sepanjang liburan itu membuat dahi saya terus berkernyit dan bertanya-tanya dalam hati.
Jelas tidak berani mengutarakannya secara langsung, lantaran saya toh baru mengenal mereka hari itu.
Tapi jelas ada sesuatu yang aneh di antara mereka berdua.
Saya tidak bisa mendeskripsikannya secara jelas, apa yang sebenarnya tengah saya lihat. Namun dari bagaimana mereka bertatapan, bagaimana mereka saling memperhatikan ketika lawan bicaranya tengah bercerita, bagaimana yang lain seolah diacuhkan ketika mereka tengah berdua, memberikan arti yang lebih dari cukup buat saya.
Sempat di antaranya kami: saya, Sita, Faniez, dan Yudhis, berjalan beriringan dari tempat makan menuju tempat pertunjukan lumba-lumba yang letaknya lebih di atas. Mulanya, saya berjalan berdampingan dengan Faniez. Sita sendiri, sedang sibuk dengan handphone-nya. Yudhis, entah sibuk dengan apa.
Dalam sekejap saja, saya sudah disalip oleh Yudhis. Tiba-tiba saja saya sudah berdampingan dengan Sita. Sementara Faniez dan Yudhis mendahului di depan.

Di bus wisata yang kami tumpangi untuk melihat binatang-binatang di penjuru Taman Safari pun, saya menyaksikan hal yang sama. Memang kali ini mereka tidak duduk berdampingan. Faniez duduk di depan dengan Sita, sementara Yudhis di belakang. Menatap Faniez. Terlihat jelas oleh saya, karena saya duduk lebih di depan lagi.
Begitu juga ketika kami mampir di Cimory untuk makan malam. Saling menatap, berbicara berbisik-bisik berdua, seolah-olah tidak ada lagi orang lain di sekeliling mereka.

Di akhir liburan yang panjang itu, satu hal yang muncul di benak saya.
Faniez dan Yudhis memang saling menyukai.
Naksir? Mungkin juga.
Masalah akan pacaran atau tidak, yaa.. sudahlah, itu bukan urusan saya.
Mungkin ini kutukan buat saya sebagai (calon) psikolog, karena bisa ‘membaca’ hal-hal semacam itu.
Tapi saya yakin itu bukan kutukan buat mereka berdua. Karena toh belum sampai setahun setelah acara liburan di Taman Safari itu, Faniez dan Yudhis memutuskan untuk meresmikan hubungan mereka dalam sebuah pernikahan.
Faniez, Yudhis, selamat bahagia buat kalian ya!
anyone who seen us
knows what’s going on between us
it doesn’t take a genius
to read between the lines**

* foto seluruhnya milik Gage Batubara dan dipinjam dari Janji Hati
** dicomot dari lagu We Could Be In Love
*** ini tulisan sebagai hadiah pernikahan untuk Faniez dan Yudhis, jadi memang tentang mereka berdua. BUKAN tentang yang lain-lain


28 Responses
memang gampang membaca pasangan yang sedang jatuh cinta …hihihihihihi
mbakDos: hihihi tos! sebagai sesama saksi taman safari
Selamat buat fany & yudhist, semoga pernikahannya lancar & lekas & dapat momongan^^
mbakDos: nyusul, nona?
MbakDos benar-benar pengamat yang baik…
mbakDos: pengamat yang baik itu yang nggak memberitahu kan ya?!
aku, aku, aku juga sempet jd saksi percintaan mereka
*jawil faniez*
mbakDos: *jawil yudis*
*ditoyor faniez*
Loh.. Foto yg paling atas itu cukup fenomena! Hihi
mbakDos: foto yang fenomenal atau fenomena yang terfoto?
fotonya keren…biarpun saya tak kenal mereka secara langsung…selamat ya…atas pernikahan kalian…nanti kalo marahan berantemnya lewat blog ga ya? hahahhaahah
mbakDos: untunglah mereka cukup tahu diri untuk memamerkan apa yang mestinya dipamerkan. pedekate, misalnya
mbakyu, ntar kalo aku mau nikah bikinin kayak gini juga yak.. (kan mempelai pria nya mbakyu udah kenal juga…wahahhaa ngarepp)
mbakDos: lho, emang udah dikenalin, in? atau gue kenal dengan sendirinya?
ikutkan lomba, mbak!!! http://janjihati.com/sayembara/
mbakDos: wooghhh memang berjodoh sayah dengan mereka! padahal maksudnya mau nebus dosa karena nggak bisa dateng *hloh.. malah dibocorin*
Fotonya bagus banget, seolah ada cerita yang bisa dibaca dalam foto-fotonya mbak… kalo boleh tau, sapa yang buat mbak? Mau belajar juga…
mbakDos: hehehe itu ditanyakan saja langsung pada tukang potonya, ada tuh namanya di paling bawah poto
sayah sih tinggal nyomot paksa aja
aku juga masih inget, malam itu di cimory mbak dos duduk di sebelah siapa dan bisik-bisik berdua terus seolah tak menganggapku ada … ** berasa belum perlu minum ginkobiloba**…
mbakDos: lho, memang ndoro ada ya?! *ditimpuk botol ginkobiloba*
timpuk ndoro!
mbakDos: lho, goda? kenapa? kau perlu minum ginkobiloba juga seperti ndoro?
lho lho,,gage knapa ge…kok tau2 marah2… ;p
ahahaa…waktu itu mbak dos juga udah ngrasa yaa….aku jugaaa….hihihihihi…….
how they look n talk to each other….
huhuhu….
mbakDos: hihihi sesama saksi berseminya bibit-bibit asmara ya sit *halah lebay* eh iya, goda kenapa marah-marah?
trus kamu kapan buat kisah cintanya ?
he..he…he..
peace…
mbakDos: lho, aku belum bilang tho? ini sedang, kok.. *hahahahahaha*
wahhhh mbakdos ternyata mengenang kisah lama ya…
btw mbakdos ke TS berangkat dan PULANG sendiri ya…. (kuat ya nyetir sendiri jakarta – bogor)
=)) =)) =))
mbakDos: hihihihi.. nggak usahlah itu dipublikasikan. rasanya semua (yang ikut ke taman safari ataupun tidak) sudah tahu kebenarannya
statistiknya … tingkat keberhasilan 25%
mbakDos: nggg.. masih ada kemungkinan meningkat lagi nggak tuh?
Blog yang menawan, obrolan yang menarik.
Numpang denger buat nambah wawasan.
Salam kenal semua.
mbakDos: makasiiihhh
salam kenal jugaa
hai-hai..
mbakDos: hai juga *halah*
a very nice story mba
walaupun ngga kenal sama orangnya, tapi dapet feel nya, hehe..
blog janjihati – nya juga BAGUS banget deh! congrats!!
mbakDos: hehehe iya wie, bagus banget! kapan nyusul?
hm… so sweet…
sama kayak Bob sedang menunggu cerita cinta mbak yang punya dudukBERSILA ini…
mbakDos: hahaha kalian janjian ya?
wah merinding mba bacanya, so sweet
mbakDos: oohh kirain merinding karena pengen segera nyusul
Kapan saya bisa bikin cerita ttg kisah cinta mbakDos ya *wondering*
eh, slamet buat 2 org kalem itu, maap jg ga bisa dateng, jauh.. Huhu
mbakDos: ngg makasih lho oom warm, tapi nggak usah deh.. ntar aku bikin sendiri aja kisahnya
jadi kapan mbakdos nyusul *narik selimut*
mbakDos: *bekep didut pake selimut*
[...] pertemuan berikut antara Fanny dan Yudis 2 bulan kemudian disebuah kopi darat yang lain di Taman Safari memunculkan percik-percik asmara diantara [...]
[...] sayembara Janji Hati sudah berakhir, dan hari ini adalah penentuan pemenangnya. And the winner is: Faniez dan Yudhis by mbakDos. Btw, MbakDos, namanya Yudis bukan [...]
MbakDos, makasih yaahhh…
mbakDos: makasih juga fanyyyyy *kecup-kecup*
horeeee, menannggg
makan-makannn !!
(histeris)
mbakDos: hahahaha oktober, oom?
memang mbak doz ini mengikuti perjalanan semua blogger
mbakDos: halah.. ya nggak gitu juga ah
kebetulan aja yang sepasang ini memang perjalanannya pas di depan mata saya
waw………. kisah asmara yang berujung di pernikahan.. so sweettttt…
salam kenal mbak dosen
mbakDos: hihihi iya, lucu tuh mereka berdua
salam kenal jugaa.. makasih ya sudah berkunjung