Facebook: Mengulang yang Dulu (-kah?)
berawal dari facebook baruku
kau datang dengan cara tiba tiba
bekas kekasih lama yang hilang
satu dari kekasih yang terbaik
mungkin waktu yang ku persalahkan
mungkin saja keadaan yang salah
terpikir hati untuk mendua
tapi nurani tak bisa mendua
Akhirnya terjawab sudah. Pertanyaan yang berulang kali menghantui saya setiap kali lagu ini terdengar dari pengeras suara si hitam atau si trippling, audio-set berupa rangkaian tiga buah kubus di kamar saya.
Pertanyaan tentang kata apa yang sebenarnya diucapkan di bait pertama.
Dan saya hanya bisa tersenyum sendiri ketika akhirnya menemukan jawabannya.
Fenomena yang sebenarnya terjadi sejak Facebook mulai merasuki keseharian kita (atau saya, setidaknya), yang berusaha ditutupi setengah mati, disangkal mungkin, tapi sesungguhnya ya memang demikianlah yang terjadi.
Bukan sekali-dua kali cerita dari teman-teman terdengar, mengutarakan hal yang sama seperti apa yang disuarakan oleh Armand Maulana dan gerombolannya itu.
Ketika ‘seseorang’ dari masa lalu, yang sudah berabad-abad menghilang bak ditelan bumi, atau dirinya (atau mereka) memang sengaja dibuang jauh-jauh dari kehidupan yang sekarang, tiba-tiba saja muncul. Mengirimkan permintaan untuk disetujui menjadi salah satu teman di Facebook.
Butuh waktu yang sangaaattt lama untuk sekedar memutuskan apakah akan menerima permintaan itu atau tidak. Pertimbangan ini-itu pun dirasakan harus dilakukan, setelah berbagai pertanyaan mengiringi kemunculan si orang ini.
Kok dia bisa nemuin gue ya? Padahal ‘kan akun gue hidden.
Mau ngapain ya dia nge-add gue segala?
Duuhh.. ngapain sih dia nongol-nongol lagi??
Mati gue! Bisa gawat nih kalo ketauan bini gue!
Bukannya segera mengambil keputusan mengenai permintaan orang itu, yang ada malah memaksa kepala ini memutar kembali seluruh kenangan yang pernah terlewati bersamanya (atau mereka). Dan si perasaan pun ikut terhanyut karenanya.
Masih bagus kalau ternyata yang teringat adalah kenangan yang tak menyenangkan bersamanya. Betapa ia sangat menyebalkan, hanya menyakiti hati saja bisanya, meninggalkan luka yang hingga saat ini masih menganga, menyayat perasaan dan meninggalkan bekas yang bahkan bisa dilihat siapapun dalam sepintas.
Keputusannya tinggal satu kalau begitu: IGNORE. Selesai urusan.
Tapi menjadi lebih sulit ketika di balik semua cacian dan makian itu, ternyata banyak kenangan indah yang jauh lebih tidak mungkin untuk dilupakan.
Bahwa dirinya adalah orang pertama yang bisa membuat bertekuk lutut dan mengakui bahwa memang jatuh cinta itulah perasaan yang diakibatkannya. Dirinya adalah orang pertama yang berhasil menanggalkan keangkuhan logika untuk mengakui bahwa perasaan cinta padanya demikian besar. Dia juga berhasil membuat malam-malam terasa sangat menyenangkan hanya karena menunggu namanya tertera di layar handphone. Belum lagi segala hal baru yang ia perkenalkan untuk pertama kalinya: ciuman pertama, tempat-tempat hang-out romantis, termasuk adanya badai yang ternyata bisa memporakporandakan perasaan.
Yang kemudian menyisakan sesal ketika perpisahan dengannya harus terjadi.
Lalu saat ini, setelah sekian tahun berlalu, ia kembali.
Memunculkan kebimbangan pada suatu keputusan yang mestinya sangat sederhana: ACCEPT atau IGNORE.
Yang jelas, bukan sekedar kehadirannya kembali yang membuat bimbang.
Tapi ketidak-pastian tentang apa yang akan terjadi ketika ia kembali memasuki kehidupan yang sekarang, itulah yang mengakibatkan kemrungsung. Tepatnya, ketidak-pastian akan konsekuensi yang mungkin muncul jika akhirnya ia diijinkan masuk kembali ke kehidupan yang sekarang.
Di antara segala kebencian padanya, kemarahan yang masih tersisa, terselip rasa gembira bahwa ia akhirnya datang lagi. Yang rupanya tetap tak berkurang sedikit pun juga setelah setengah mati berusaha dienyahkan dan disangkal.
Ada setitik.. sedikit saja harapan bahwa segala keindahan dengannya bisa terulang kembali.
Dan satu hal pun dilupakan, secara tidak sadar.
Bahwa apa yang ada saat ini, sudah tidak pernah lagi sama seperti dulu.
Sudah begitu banyak peristiwa yang dialami sepanjang sekian tahun tanpa keberadaannya. Begitu banyak perubahan yang terjadi sejak terakhir kali melihat batang hidungnya. Bahkan mungkin, sudah begitu banyak orang lain yang ‘mampir’ di sepanjang kehidupan sepeninggal dirinya.
Demikian pula yang terjadi dengannya.
Ia telah menjalani kehidupan yang berbeda, menjalin ‘kisah’ dengan orang-orang lain yang juga berbeda. Bahkan ia mungkin telah berkembang menjadi sosok yang berbeda.
Banyak hal yang telah berbeda dari dirinya, sejak saat terakhir dulu itu.
Yang mestinya, membuat harapan untuk mengulang kembali apa yang pernah terjadi dulu dengannya itu, menjadi tidak mungkin terwujud.
Kalau toh nantinya bertemu lagi, berkencan, bahkan mungkin bercinta dengannya.. bukan berarti akan kembali menimbulkan perasaan yang sama seperti yang pernah ditimbulkannya dulu. Bagaimanapun peristiwa itu dirancang agar menyerupai peristiwa yang sama di masa lalu, tidak ada jaminan bahwa peristiwa duplikat itu akan terasa indah. Seperti dulu.
Mungkin masih indah.
Mungkin juga menjadi lebih menyakitkan.
Tidak ada yang tahu.
Jadi yaa.. mungkin memang tidak perlu berharap untuk mengembalikan lagi situasi seperti yang dulu pernah terjadi.
Karena ini sama saja seperti menjalani sesuatu yang baru. Memulai segalanya dari awal, tanpa pernah bisa diperkirakan apa yang akan terjadi berikutnya.
Saya..?
Ah, tidak perlu selalu mengalami sendiri untuk bisa bercerita seperti ini, ‘kan?! ![]()
__________
` video klip dari lagu berjudul MY FACEBOOK milik GIGI rupanya belum tersedia, jadi saya comot seadanya
` tulisan ini dibikin masih dari tempat liburan pelarian nun jauh di dunia belahan ketiga *HALAH*

17 Responses
iya mbakyu memang ajaib facebook ini.. tapi sadly, kalo aku justru yg repot nyari di search nama2 ‘oranglama” .. berharap diapprove, bukan diignore.. (soale di dunia nyata udah diignore)” setidaknya, di FB aku diapprove hahahah
mbakDos: udah saatnya diterima sama ‘orang baru’ kan in?
Oh, ternyata kamu pernah punya pacar juga?
siapakah lelaki yang tidak beruntung itu?
mbakDos: pastilah dia (dan mereka) tidak beruntung karena melepaskan diriku HAHAHAHAHA
*dilempar gayung*
*bisa aja klu ngaseh ide buat gue
) … jadi add lagi ga yah si dia ?
hohoho. .. ..
mbakDos: hihihihi kira-kira gimana, med?
Mbak kok aku belum pernah denger lagunya ya (ihh gara2 puasa gen fm niy). Hmmm facebook memang ajaib ya mbak.
mbakDos: ajaib mana dibanding gen fm, ning?
Sounds familiar cerita ini…
mbakDos: serupa pengalaman lo?
facebook tidak harus ditakuti dan diratapi, mantan kekasih yang ngeadd atau kita yang justru ngeadd, sama saja. Siapa tahu dia – si mantan – melihat bahwa kita sudah punya hidup baru, keriangan baru, atau justru still the same old person.
Begitu mantan approve atau ngeadd,..kita pasang link. I’;ll be over you ” – TOTO dari You tube he he
mbakDos: hahahahaha.. ini cerita pengalaman pribadi, mas? I’ll Be Over You atau I Won’t Hold You Back?
kalau saia… langsung approve, tanpa mikir…
mikirnya belakangan sajahh…
mbakDos: retha banget deh!
saya, jujur,
masih saja ga ngerti fesbuk ini..
kalo cerita dibelik fesbuk ente, hmmm
sudah terbayang jalan ceritanya *sok tau*
Viva Gigi !!
mbakDos: emang nih, suka sok tau oom warm!
hmmm.. sayang vidklip nya blum ada ya
mbakDos: bikin aja yuk *lho?!*
Salam kenal. Saya approve. Mesti kdg ada rindu yg mengganjal, ada pilu yg teredam,tp sy rela membiarkan dia berbahagia. Menggubur luka dan menyimpan kenangan indah yg ta rela tuk d lupakan. To love is to forgive.
mbakDos: ya mudah-mudahan bukan cuma dia yang berbahagia, tapi yang meng-approve juga
salam kenal juga.. makasih ya udah mampir
emang jejaring social networking punya pengaruuh besar bagi kita nih,….
mbakDos: hehehe iya banget!
Entah memang cerita pribadi ato sis memang berbakat dalam menulis cerpen
mbakDos: hihihi boleh kok tebak-tebak buah manggis
Hot News: FACEBOOK again?
si kriwil yg udh smoothing…
(oh… ternyata si kriwil udah smoothing ya???)
mbakDos: facebook memang ajaib bukan, ke?!
he eh tuh.. si kriwil yang udah nggak kriwil lagi
FB emang hebat deh, bisa menemukan sesuatu yang hilang..
mbakDos: kalo flash disk yang hilang, bisa ketemu juga gak ya?!
yg saya bingung .. 1st love saya 2x ignore saya di fb (baru ngeh pas saya bingung kok ga jd friend juga ya..), pdhl qt smpt pernah kontekan lg dlm keadaan yg baik, ramah lingkungan.. saya jg berhubungan baek dgn istrinya… saya jg ud pny pasangan… tp kok ttp saya dicuekn yaaa?? T.T
mbakDos: banyak hal terjadi tanpa kita tau alasannya. ya mungkin ini juga salah satunya. kita ngerasa baik-baik aja, tapi yang ’sebelah sana’ mungkin nggak ngerasain hal yang sama
kl saya, saya sudah accept semuah
mbakDos: ihiiiyyyy didut!!
Kenangan ternyata memang membelenggu ya
Orang yang dulu pernah kita kenal, akan tetap seperti itu di ingatan kita, meskipun tuan waktu terus berjalan, dan orang tersebut sudah sangat berubah.
Ketika ketemu, akhirnya heran (kok jadi seperti ini skrg) atau kecewa (kenapa dia skrg begitu ya…)
Jadi eksistensi bahkan identitas seseorang bisa hanya ditentukan oleh ingatan orang lain, meskipun ybs sudah mengalami berbagai perubahan.
Nguik ?
mbakDos: aiissshhh.. fasih bener, oom bob! pengalaman kah?