Pinter BerTwitter
Dirimu pengguna Twitter juga?
Masih ingat beberapa saat lalu, atau mungkin masih terjadi hingga sekarang, ada sebuah kode yang sangaaaaatttt populer, yaitu RT?!
Sebenarnya kepopuleran kode ini bukan karena banyak yang menggunakannya, tetapi karena banyak tweet yang menyuarakan keberatan (kalau tidak mau dikatakan sebagai bentuk protes) ketika ada beberapa pengguna Twitter yang menggunakan kode RT tidak sebagaimana mestinya seperti yang sudah dicetuskan oleh Twitter itu sendiri.
Mungkin saya salah satu dari sedikit pengguna yang beruntung karena sudah keburu mengetahui arti kode tersebut sebelum saya ikut menggunakannya dan ternyata salah.
RT pada dasarnya merupakan singkatan dari ReTweet, tetapi seringkali diterjemahkan menjadi ReplyTo. Tentu saja, penyalahinterpretasian ini tidak akan berdampak apapun jika tidak melibatkan tweet yang kemudian dituliskan oleh pengguna. Tetapi karena ada dampak-dampak yang dirasakan (mungkin) tidak berkenan oleh para pengguna lainnya, maka muncullah tweet yang mengungkapkan keberatan terhadap penyalahgunaan tersebut.
Termasuk saya.
Pada beberapa tweet, saya bahkan sempat mencantumkan juga situs yang bisa menjadi referensi penggunaan kode-kode dalam menuliskan tweet. Tentu dengan harapan agar mereka membaca situs tersebut dan tidak lagi menyalahgunakan kode RT. Saya juga sempat mengirimkan DM (direct message) atau membalas tweet mereka secara langsung. Tentu dengan maksud memberitahu perihal kode RT itu.
Buat saya, cara ini tidak selalu efektif. Mungkin begitu juga yang dirasakan oleh teman-teman lain yang merasa keberatan dengan penyalahgunaan RT.
Alhasil, yang terjadi adalah munculnya tweet yang membabibuta dari teman-teman yang berkeberatan ini mengenai penggunaan RT yang salah. Mulai dari pemberitahuan secara halus untuk tidak menggunakan RT untuk membalas tweet, url referensi situs manual penggunaan Twitter, hingga tweet yang bernada sinis, sarkasme, dan meledek habis-habisan para pengguna Twitter yang menyalahgunakan RT dengan menyebut mereka sebagai bodoh, tolol, dan sebagainya.
Saya mulai merasa bahwa teguran ini semakin melewati batas.
Buat saya pribadi, ledekan, celaan, kesinisan atau sarkasme semacam itu yang dilontarkan, justru tidak akan mengatasi masalah yang ada. Justru tidak akan mengurangi penyalahgunaan RT. Karena apa yang dilakukan oleh para pengguna ini bukannya memberitahu apa yang benar, tetapi terus-menerus meledek sesuatu yang salah.
Yaaa.. kalau saya berada di pihak yang melakukan penyalahgunaan (dan dicela!), jelas saya tidak tahu harus berbuat apa, karena saya tidak memiliki referensi untuk menuliskan tweet dengan benar.
Sejujurnya, saya kesal. Bukan lagi kesal pada penyalahgunanya, tetapi kesal pada mereka yang tidak berhenti melontarkan ejekan. Karena toh mereka sama saja bodohnya, kalau sekedar meledek tanpa bisa memberikan jawaban mengenai apa yang benar.
Alhasil, saya berniat memberikan informasi mengenai kode-kode yang umum digunakan dalam menuliskan tweet. Setidaknya, buat saya, inilah cara yang bisa dilakukan untuk benar-benar mengurangi penyalahgunaan kode-kode di Twitter.
Bukan lagi dengan sekedar melontarkan ejekan.
1 – @Reply’s
Penulisan simbol @ diikuti dengan username Twitter (bisa username teman atau siapapun) dapat diartikan bahwa tweets yang dituliskan melibatkan pengguna yang username-nya disebutkan tadi. Jika @+username ini dituliskan di awal, maka tweets diartikan sebagai balasan atau komentar atas tweets pengguna tersebut.
@username<spasi>pesan

Dengan demikian, maka tweets ini hanya akan diterima oleh pengguna yang bersangkutan dan pengguna lain yang menjadi teman si pengirim DAN penerima tweets. Kalau si pengguna ini cukup aktif tweeting (menuliskan pesan di Twitter) dan ia mungkin bingung tweet mana yang dibalas kepadanya, maka pengguna lain yang membalas tweet-nya bisa mencantumkan re: (tweet si pengguna yang ingin dibalas). Tweet di belakang re: ini dituliskan singkat saja, tidak perlu seluruhnya seperti yang dituliskan pengguna tersebut.
@username<spasi>pesan<spasi>re:<spasi>tweet yang dibalas

2 – Direct Messages (DM)
Direct Messages (DM) atau yang diterjemahkan sebagai ‘pesan langsung’ *duh, terjemahannya nggak banget!* yang dikirimkan secara personal antara pengguna yang mengirim dan yang menerima. Sejenis SMS di handphone, mungkin. Sehingga DM ini hanya bisa dibaca oleh kedua pihak tersebut. Dan pastinya, DM ini hanya bisa dikirimkan antara dua pengguna yang sudah saling mengikuti (baca: follow).
Caranya, hanya perlu menambahkan huruf d di awal tweet, diikuti dengan username pengguna yang dituju, lalu pesan yang ingin disampaikan.
d<spasi>username pengguna yang dituju<spasi>pesan
d pamantyo sudah diadd paman
Perhatikan penulisannya baik-baik. Setelah simbol d, beri spasi sebelum menuliskan username pengguna yang dituju. Spasi ini yang tidak berlaku ketika hendak membalas tweet dengan menggunakan simbol @. Hasilnya akan terlihat seperti ini.

3 – ReTweet (RT)
ReTweet (RT) adalah simbol atau kode, yang jika diterjemahkan menjadi ‘tweet ulang’. Artinya, dengan menggunakan RT di awal, maka tweet tersebut merupakan pengulangan dari tweet seorang pengguna, yang mungkin dianggap menarik dan layak dibagikan kepada pengguna lainnya. Copy and paste.
RT<spasi>@username<spasi>tweet yang ditulis ulang

Setiap pengguna yang mengikuti (baca: follow) pengguna yang menuliskan tweet ber-RT tersebut, akan menerima tweet itu, tidak hanya pengguna yang tweet-nya dituliskan ulang. Jika kemudian ada pengguna lain yang juga membaca tweet ber-RT tersebut dan menganggapnya menarik, maka ia juga bisa melakukan ReTweet yang sama.
4 – Hash Tags (#)
Menggunakan simbol # (hash tags) pada tweets yang ditulis, diikuti dengan sebuah kata (atau beberapa kata yang disambungkan tanpa spasi) merupakan cara untuk mengategorikan tweets yang sudah dituliskan. Sehingga, ketika pengguna lain sedang membahas hal yang sama, maka mereka juga bisa menambahkan hash tags di belakang tweets yang dituliskan.
Selain itu, hash tags ini juga berguna jika hendak melakukan pencarian melalui kolom pencarian Twitter. Mengetikkan hash tags serta kata yang mengikuti hash tags yang dicari, akan menghasilkan sejumlah tweets yang menggunakan hash tags tersebut.
Tujuan lain dari penggunaan hash tags adalah untuk mengetahui topik apa yang sedang sering dibicarakan di Twitter. Di timeline Twitter masing-masing pengguna, bisa ditemukan Trending Topics atau topik yang memang sedang hangat tersebut. Setiap pengguna juga bisa membuat sendiri topik-topiknya, hanya dengan menambahkan hash tags diikuti kata kunci.
pesan<spasi>#katakunci

5 – Short URLs
Twitter hanya memperkenankan para penggunanya untuk menuliskan tweet dengan jumlah karakter maksimal 140 karakter di setiap tweet. Kadangkala jika pengguna bermaksud menyertakan URL dalam tweet-nya, URL tersebut sangat panjang dan menghabiskan kuota karakter yang ada, sehingga tidak ada tersisa lagi karakter untuk memberikan penjelasan mengenai URL tersebut. Oleh karena itulah, dibutuhkan penyingkat (shortener) URL. Yang biasanya digunakan adalah tinyurl.com, is.gd, dan bit.ly.
pesan<spasi>shortened URL

Tentu saja masih banyak kode dan beberapa bahasa Twitter yang lain, yang tidak dicantumkan di sini. Tapi setidaknya, seperti yang semula sudah disebutkan, saya bermaksud memberikan informasi mendasar mengenai kode-kode yang seringkali ditemukan di Twitter.
Yaaahhh.. tentunya masih berharap agar informasi ini secara tidak langsung akan mengurangi berbagai celaan, ledekan, sinisme, dan sarkasme para pengguna Twitter yang sudah lebih dulu mengetahui bagaimana menggunakan Twitter dengan lebih advance terhadap mereka yang lebih baru.
Happy Tweeting!
`tulisan ini disarikan dari beberapa sumber: di sini, di situ,dan di sana.




67 Responses
Alhamdulilah…kamu niat nulisin ini di sini…hmmm kira2 artis2 pada masuk web kamu ini ga ya Ta? hahahha…eh jangankan artis…announcer aja masih ada yang salah pake RT ini loohhh…
thank u darling mewakili suara ihihiihi *kecup2*
mbakDos: errr.. sebenernya bukan sekedar mewakili suara mereka yang keberatan tentang penyalahgunaan RT sih, tapi lebih mewakili suara mereka yang terus-terusan diledek CUMA gara-gara salah pakai RT
ah anyway, you’re welcome
sama, aku jg berasa aneh aja sama orang2 yg meledek itu. kok kesannya jd kayak “sok pinter”?
mbok ya dikasih tau yg bener aja sih, ya…
aku sendiri udah lama pake twitter. sempet 1 tahun bener2 kutinggalin, trus balik lg karena lebih nyaman monolog. tp seingetku, aku sama skali ga pernah pake RT itu. apalagi semenjak jd banyak yg mempeributkan istilah RT itu. owalaaaaahhh… sekarang make twitter cuma buat update status di blog aja, sih.
mbakDos: naaahhh tuh dia jumi.. jadi nggak enak kan suasananya di sana sejak ribut-ribut masalah RT?! yaahh.. mudah-mudahan tulisan ini setidaknya bisa ngurangin suasana nggak enaknya lah
saya tiba2 merasa bodoh membaca postingan yg mencerahkan ini,
punya account twitter tapi masih gak bisa makenya hihihi
follow mbakDos ah
mbakDos: aahhh oom warm nih! mudah-mudahan justru karena mendapatkan pencerahan, malah nggak merasa bodoh ya
aku juga follow dirimu ah
wow info yg sangat berguna mbakyu,
RT itu mostly buat yg BB-an yah? mengingat kalo aku dr hengpong BB (beri-beri)ku ini judulnya mobile web, so ga bisa otomatis RT, jadi alhamdulilah ga terbiasa dgn format RT. *defense abis*
mbakDos: hahahaha iiiiinn!! RT mah nggak ada hubungannya sama media yang dipake! mau pake hape, bb, komputer, ya sama aja kaliiiii
nice sharing kawan..
terimakasih….
SAlam Perantau
mbakDos: terima kasih kembali
mantab..ijin RT ya? maksudnya ijin ke Pak RT tapi nggak ke Pak RW..*garing kriyuk dot kom
*
mbakDos: eh bener tuh! kalo di Indonesia nggak boleh ada kode RW
Setuju mbak, aku pikir yang menggunakan RT sebagai ReplyTo salah…
Tapi klo kaya gitu mereka di bilang brainless, bodoh, idiot itu juga kelewatan. Simple klo aku mah, klo mereka masih ngotot, well just unfollow, gak ada yang maksa kita untuk terus follow orang tersebut kan?
mbakDos: aaahhh gue suka banget sama komen lo, prie!!! LIKE THIS!! *ngasih jempol*
mbak memang seorang psikolog sejati…
selalu memberikan solusi… (terkagum-kagum nih)
mbak patut mendapatkan 50 kotak meranti dan makan BPK sepuasnya hahaha…
mbakDos: waduuhh.. psikolog mah nggak ngasih solusi, ke.. ini pengguna twitter yang ngasih solusi
asik asiiikk.. ditunggu ya meranti dan BPKnya
wah patut di book marked dulu..secara twitter gak aktif aktif amat,,alias sehari sekali
mbakDos: hahaha akhirnya terjawab sudah pertanyaanku, mengapa mas iman jarang betul tampak di twitter
salut mbakdos. saya mah langsung emosi
mbakDos: hihihi yaahhh nggak semua orang yang pake twitter kan langsung bisa ahli, nima
hmmm kayaknya aku nggak bakalan sukses ber tweet ria tuh mbak
mbakDos: pasti bisa kok, ningz! temenmu yang satu itu aja sekarang eksis betul di twitter
mengusulkan mbakDos bikin buku Twitter for Dummies
mbakDos: hahahaha pan udah ada itu bukunya!
ayo mbakDos bikin buku twitter for dummies…
Lanjutkan!!
mbakDos: hahaha nggak ah.. pengennya bikin buku Twitter for Those Who Thinks They’re Not Dummies
bener-bener bermanfaat banget mbak infonya, dan setuju dengan salah satu komen yang diatas
RT @Chic mengusulkan mbakDos bikin buku Twitter for Dummies
xixixixxixixxi..bener tak formatnya mbak?
mbakDos: hahaha idem ah sama jawaban ke dita.gigi
akhirnya saya tau arti dari RT. thx infona
mbakDos: you’re very welcome
Wah hatur tengkyu MbaDos…
aku malah cuman tau 2
RT & @ …
oia, secara etika pesan RT tak boleh dirubah yah ?…
mbakDos: hihihi tadinya saya pun juga cuma tau 2 itu
kalo menurut saya siihhh.. kode-kode di twitter ini kan kode yang dibikin secara universal, jadi ya biar semua pengguna punya pemahaman yang sama. jadi yaa mungkin nggak sebaiknya diubah
ini berguna buatku, nul putul kalo soal twitter deh…taunya cuma pake, tapi anti chatting di twitter
mbakDos: hahahah iya tuh kang hed! jadi kaya media chatting juga kadang-kadang itu twitter
saya malah bosen pake twitter.. monoton aja. i still wonder how it becomes more popular than plurk..
btw, salam kenal yah!
mbakDos: kalo masalah kenapa itu populer, ngg.. aku pun juga sama nggak taunya
salam kenal juga.. sering-sering mampir yaaa
err..kadang-kadang aja maen twitter..abis kaku sih
diriku sudah follow dirimu tapi mbak..hehehe…
mbakDos: iya sih, twitter emang punya beberapa aturan main, yaaanngg mungkin emang lebih banyak daripada yang lainnya.. iya, aku tau kok sudah dikintili
nice … it’s what i need.
coz i’m newbie twitter user …
mbakDos: slamat tweeting!
Mantabs mbak!! ane baru ikut2an ngetweet neh soal nya hahaay
mbakDos: hihihi.. slamat menikmati twitternya yaa
Ayo Mbakdos kita maen tebak lagu lagiiiiiiiiii!
Lupa tapi siapa yg bikin plesetannya
Ada plesetannya di #twitgloss TWINTER = PINTER KARENA TWITTER Ngoahahahah!
mbakDos: hahaha iya goen, paling oke kalo tebak penyanyi trus penyanyinya jaman baheula gitu macem panbers dkk
thanks mum for your tips.
mbakDos: selamat bertweet
Waa..untung aja saya nggak pernah make RT..karena sya msh lum paham symbol2 ditweet..awalnya jg nganggep RT =reply to..tp alhmdlah dh tw semua skrg..
Thx bu dosen..matakuliah ini bermanfaat bngt ,walo saya terlambat twnya..:-P(kemaren cuti satu smester)..hi5
mbakDos: ah terlambat nggak masalah, daripada nggak sama sekali ‘kan?! selamat datang di semester baru
hadooh..mbak..saya msh blm nemuin asik nya bertwitter tuh.pingiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnn banget…tapi kok ya teuteup gk bisa2…cari temen aja syusyah (ni nunjukkin saking susahnya,mbak..jadi syusyah) di twitter….
mbakDos: aahhh.. bisa lah pastii!! semua yang pake twitter juga pernah ngalamin masa gagap-gagap juga kok, justru mesti sering-sering make biar latihan
jadi kalo make RT,qt nulis lagi isi tweetnya ap,panjang bener dunk…
Contoh : gw kira emang ud ganti RT @nia dosennya ternyata teteup euy…
Gitu ya??*garuk2*
mbakDos: oohh kalo itu sih di-reply aja. contoh: “@nia gw kira emang ud ganti (re: dosen tetep)”
Blognya asyik mb. gini Mbak, saya ngeretweet, tapi kok kepanjangan dan kelebihan dari karakter yg dibolehkan.piye? apa pake short url, lha itu kan bukan url, tengkyu ya mba
mbakDos: disingkat-singkat aja yang penting kebaca pesannya sesuai pesan aslinya sih nggak apa-apa kok
Thanks @mbakdos
sy merasa kasihan dg org2 yg merasa pintar krn memonopoli ilmu,krn cara terbaik utk belajar adlh mengajarkan,ya ga mbak?he..he
sy follow ya
mbakDos: mereka orang pintar kok, tapi mungkin agak kurang berbagi aja
Twitter sebenarnya sangat mengasyikkan kalo kita sudah mengerti cara penggunaannya. Apalagi kalo ada Mbak Dosen cantik yang siap mengajari setiap user baru…
Lanjutkan, Mbak!!
mbakDos: hahaha sayang betul ya nggak ada matakuliah untuk ngajarin Twitter
happy twitting yaa
Thank’s ya mbakDos info’y.. Jd brtambah ni ilmu’y.
Hehe..
mbakDos: sama-sama.. selamat ber-twitter ria ya
keknya sehari gak nge-tweet kok ketinggalan berita ini
mbakDos: soalnya ini bukan berita, dut
dapet url-nya dari anima
dulu jg aku nggak ngerti soal RT ini. maksudnya pake RT biar org yang dituju tahu topik apa yg ku bales. tp lama-lama akhirnya ngerti sendiri.
*kadang juga tahu gitu-gituan dari twitnya anima
tp aku lebih setuju kalo cara ngasi tau nya ya kayak gini, drpd ngata2in orang… klo cm bisa ngomel doank kan bukannya bikin orang jadi tahu, tp malah jadi panas.
salam kenal ya mbak
mbakDos: hahaha no wonder sih kalo anima yang ngasih url postingan ini pada dirimu, secara dia twitterian sejati yang patuh pada aturan mainnya twitter
salam kenal juga..
Sayangnya metode rt itu masih bisa mengacaukan timeline
Alhasil twitter membuat solusi baru di webnya
mbakDos: yang bisa ngeliat RTnya orang lain itu ya?! ngg.. tapi kok malah lebih ribet
hi mbakdos!
puji syukur akhirnya ada yang blogging masalah reply vs. RT dengan hati yang tenang. jadi dibacanya juga enak.
aku mau nambahin aja mbak (lebih oke lagi kalau bisa ditambahkan di penjelasan mengenai reply). mungkin ada yang masih belum ngeh, bahwa kalau menggunakan @reply conversationnya akan menjadi threaded. dari twitter web, kalau kita bingung tweet itu adalah reply dari tweet yang mana, tinggal klik ‘in reply to’ dan munculah tweet yang direply. ini akan sangat memudahkan untuk mengetahui konteks awal tweet. berbeda dengan RT yang tidak memungkinkan threaded conversation.
thanks, mbakdos!
mbakDos: ah, nggak perlu lah dikasih tambahan lagi.. lha komen ini udah cukup menjelaskan kok
makasih juga yaa
Cara paling sederhana ialah di unfollow,
Karena itupun tersedia pilihan follow dan unfollow,
Tweet2 mereka, mereka punya hak, dan bila tidak
Berkenan, tinggal di unfollow.. Simple kan..
Jangan dibuat susah..
mbakDos: betul.. nggak perlu juga lah ya nyindir-nyindir nyinyir
Mattur nuwun..
Twitter memang top markotop..
mbakDos: hahaha ya iya lah twitter itu oke bangged!
Oh,jadi biar tau lg ngmgn apa pake “re:” aja gt ya? Biasanya aku pake RT buat kasitau aku lg balas atau ngomongin twit yg mana..hehehe..
mbakDos: iya, pake re: aja. kalo RT, tweet yang mestinya balesan buat salah satu temen itu, malah masuk ke timeline temen lain.. jadi penuh deh
Sekedar pembelaan mbak dos hehe.. Sbnrnya sebagian besar dr kita termasuk saya dan mgkn announcer itu sudah tau klo RT itu ReTweet bkn ReplyTo tp biasanya kita lbh memilih meng-RT bwt membalas krn lbh menyingkat waktu drpd hrs menulis inti dr tweet yg mau dibalas yg ditulis stlh nulis “re”..
Hehe soalnya saya c begitu wlpn dr awal jg sudah tau..
mbakDos: iya sih.. tau konsekuensi penggunaan RT itu juga dong ya pastinya?!
soalnya (buat saya pribadi sih) ini bukan sekedar masalah BENER atau SALAH-nya kita pake kode di twitter, tapi karena pemakaian kode sesuai yang udah ditentukan itu juga punya dampak ke timeline temen-temen lain. ya itu tadi, tweet yang mestinya nggak masuk ke timeline si A (karena maksudnya adalah reply ke si B), malah ikutan masuk juga ke timelinenya si A. gitu lho
eh eniwei, announcer sapa ya maksudnya? *ini beneran nggak tau lhooo*
sangat mencerahkan untuk kalangan gaptek kronis macem saya. makasih mbak
mbakDos: mudah-mudahan membantu ya mas!
[...] How to Properly Tweet The last thing that we ask is for you guys to use Twitter properly. RTs are for retweets, and not for replies. If you want to reply, just use @replies. Last night, there was a public fight in the timeline that was caused by this. Someone sent us a DM with an RT, and since messages in Twitter can only contain 140 characters, he got his username cut off, the DM was sent, our system automatically retweeted it, and there you go, someone else thought that we mocked her and used inappropriate language to deal with her matters. This is exactly why we recommend you to use DMs properly and wisely. There are a lot of articles on how to properly use Twitter—including in my personal blog (but some people couldn’t handle the sarcasm
—but I can’t find the one I intended to share here and found this instead. [...]
makasih mba gatha…isin aku wong desoo…;D
mbakDos: halah masgedeeee!!
slamat menikmati lagi twitterannya ya maasss
@mbakdos, salam kenal ya.
Aku juga newbie bgt di twitter
Hihihi perasaan koq masih gaptek dan belum bisa pakai twitter secara maksimal
Anyway, infonya berguna banget.
Hopefully, gak keberatan kalau aku follow?
Have a nice day and many thanks ya
mbakDos: senang bisa membantu
ya jelas nggak keberatan dong ah kalo di-follow
makasih yaa
Thax atas infonya mbak….
Sy setuju sekali dengan pernyataan mbak terhadap penggunaan RT
Kalo boleh sy mau bertanya gmn menurut mbak kalo sy sdh tau itu tdk benar penggunaannya tp sy tetap menggunakannya dengan alasan lebih simple dan lebih mudah di tangkap maksud sy sama org yg sy tuju?
mbakDos: ngg.. mungkin bisa dianalogikan gini. kita ‘kan udah sama-sama tau tuh kalo namanya tanda verbodden ya artinya nggak boleh lewat ya. nah, sayangnya.. gang yang mau kita lewati itu jaraknya cuma sedikit tuh jaraknya dari jalan yang ada tanda verboddennya. sebenernya sih lebih praktis kalo kita bisa lewat aja di jalan yang verbodden, toh cuma dikit jaraknya. tapii.. kebayang nggak kira-kira dampaknya apa buat pengguna jalan yang lain?
makasih ya mbakdos…tp Q masih bingung dengan retweet yg di tweet home tu..kan tiap tweet orang yg kita follow pasti pojok kanan bawah ada opsi reply ato retweet..nah..retweet yg ntu sama ga ma retweet yg RT…???thx…
mbakDos: iya, retweet itu sama dengan RT kok.. jadi kalo dari homepage-nya twitter, mau reply, klik reply aja jangan retweet
happy tweeting!
Thanks ya.. very practical.. -))
mbakDos: you’re very welcome
haha iya mbaa dosenn makasii banget infonya
aku salah satu yanng suka salah menggunakan RT sekarang jadi ngerti dehh
padahal maksud aku RT tuh biar sii temen teh inget aku bales twit dia yang mana ihihi
ternyata pake RE aja ya
mbakDos: hihihi happy tweeting then!
wah, thx bgdz info ny,
tp kok tetep gx mudng ea?
. gini, k lo m o blz t u pke re ? ato gmana? trz k lo uda di ksi re kudu nulizd pesen tment sblmny??
mbakDos: ehm, baiklah.. *bingung baca kalimatmu*
jadi supaya si temen tau kamu mau bales tweet yang mana, di belakangnya bisa dikasih “re: blabla” gitu. ya nggak usah ditulis lengkap tweet si temen itu, intinya aja, yang penting dia dan kamu bisa ngerti tweet mana yang kamu bales. gitu deh..
Wah makasih banyak infonya mbakdos.. btw, boleh di share gak link nya?
mbakDos: waahh boleh banget! makasih juga lho yaa
kok aku masih bingung ya hehehe…. (belajar lagi ahh)
mbakDos: sering-sering aja tweeting (sambil buka-buka lagi postingan ini *hihihi*), lama-lama akan terbiasa kok
Terkadang kita ingin meng-RT sebuah tweet, sekaligus mengomentari tweet yang di-RT tersebut.
mbakDos: kalo itu memang beda ceritanya.. yaaa nggak semua tweet yang mau dikomentari harus di-RT (dan dibaca sama orang-orang yang nggak perlu tau juga kan?!)
maap… bukannya RT artinya Response Tweet?? kalo Retweet kan beda lagi..
mbakDos: hehehe bukan.. RT itu ReTweet, yang artinya ya ‘mengulang’ tweet
Menurut saya, ga ada yg salah dengan fitur RT dan ga ada salahnya memberikan SEDIKIT komentar pd tweet yang di RT, dan tidak semua tweet dengan format:
isi tweet @username adalah RT karena bisa aja user tersebut hanya ingin tag orang yang dituju.
IMHO yg salah kaprah itu yg menggunakan RT untuk reply. Tapi sedikit yang tau kalo format tersebut akan muncul di timeline followernya, tidak peduli apakah follower anda memfollow user yang anda sebut. Beda dgn format reply, tweet balasan hanya akan muncul di timeline user yang dituju.
Apakah tweeps mau semua isi tweetnya muncul di timeline semua follower? Ya pada akhirnya itu kembali ke diri masing-masing…tapi menurut saya, sikap seperti menunjukkan bahwa anda tidak peduli dengan follower anda yg harus menerima update timeline yang (mungkin) tidak harus diketahui oleh follower anda. Bahkan ada yg sampai sewot..”itu kan hak masing2, kalo ga suka ya di UNFOLLOW aja”. Resiko memang, tp tidak ada salahnya kita sama-sama merasa nyaman ketika bermain twitter. Salam!
mbakDos: we need to be wiser just as the way we use public facilities
@amalia,
AFAIK, RT itu adalah retweet. Sebenarnya penjelasan ttg hal-hal yg ditulis oleh penulis disini juga ada di websitenya twitter.
mbakDos: hehehe makasih ya udah bantu menjawab
pokoknya makasih deh. siap belajar menjadi pengguna twitter yang baik dan bener
mbakDos: amiinnn
beuhh.. nais inpoh MbaDos.. hehehe..
keep posting..
mbakDos: mudah-mudahan membantu yaa
thanks MbakDos, saya sudah meng-copy link ini ke temen2 yg ngeyel soal RT *lol*
mbakDos: hahaha nggak pake emosi kan, yu?!
Mbak, sorry kalo silly question.. kalo RT boleh ditambahin komentar kita ngga? mis: This is very useful =) RT @wimar ……….
Thanks ya..
mbakDos: sebenernya sih yang penting bukan dia boleh atau nggak ditambahin komentar, tapi bahwa si orang ini tau fungsinya RT sehingga kalopun dia nambahin sesuatu, ya dia tau apa dampaknya
thanks infonya yaa…bikin aku tambah pinter twiterran, aku ngintil mbak di twitter yaaa
)
mbakDos: hihihi mudah-mudahan membantu ya infonyaa
intinya adalah bijaksana dalam bertwit. jangan memakai RT untuk hal2 yang tidak perlu.
misalnya saja ya (ini misal),mbak dos yang punya follower bejibun terus selalu membalas followernya dengan RT, itu akan membuat followers yang lain akan penuh homenya dengan twit2 yg gak penting.
gitu kan mbak dos? ^_^
mbakDos: eh kata sapa follower saya bejibun?? pitnah ini pitnah!
iya lah.. wisely using public facilities
Hi Mbak, thanks banget utk artikel ini. saya Ctrl-D yah, krn saya pelupa hehehehe…
mbakDos: sama-sama, mudah-mudahan membantu yaaa
Ctrl+D itu apa? Delete? *disetrum*
hai mbk saya mau ikut twiter bagamn?????
mbakDos: bagaimana apanya nih maksudnya? kalo udah punya akun twitter, udah tinggal mulai tulis-tulis aja tweetnya dan sering-sering liat tweet orang lain untuk tahu gimana ngetweet itu
semoga berhasil!
mbak, mau tanya dong doal reply.
setelah baca artikel ini, saya baru tau loh penggunaannya. biasanya saya mau respon tweet temen pasti pake RT. makanya kadang suka ditahan2 gak bales, karna gak enak juga kalo keseringan ngotorin timeline foolower laen.
saya sempet coba beberapa kali ngereply tanpa RT. tapi barusan ternyata ada orang yg nyamber secepat kilat padahal dia bukan follower orang yg saya reply. how come ?
saya juga sempat liat bbrp kali ada orang yg saya follow mereply seseorang dgn meletakkan @username-nya kadang didepan, kadang ditengah atau kadang dibelakang tweetnya tapi kok bisa kebaca juga oleh saya ? kok bisa masuk timeline saya, padahal orang yg dia mention gak saya follow ?
minta pencerahannya dong mbak. jadi bingung nih
saya lebih sering akses twitter dari web
mbakDos: penempatan ‘@user’ di bagian depan tweet sih mestinya nggak mungkin bikin tweet itu muncul di timeline orang yang nggak follow kita atau teman kita, kalo pun dia memang nyamber, yaa bisa jadi dia lihat di profile kita atau si teman secara langsung.. nah kalo memang akses twitter dari web, hal-hal kaya’ gini lebih sering kejadian sih, kan kita bisa aja lihat tweet orang-orang tertentu tanpa harus jadi follower-nya dia, yaitu ya langsung dilihat di profile-nya
keren!
ijin copy ke blog saya ya…
[...] Ini suatu artikel yang sangat wajib baca. http://dudukbersila.com/2009/09/09/pinter-bertwitter [...]
Isi Tulisannya sederhana, tapi justru yang sederhana sering dilupakan orang dalam ber twitter..
Buat penulis thanks, dan sangat “useful” buat tweeple, kalau ingin mengetahui tentang feature “LIST” dan Istilah-istilah dalam twitter bisa ke http://cyberpreneur.deterjenindonesia.com
Waah…helps a lot niih…penting banget buat etika ber twitter-ria, jd buat yg masih belum begitu mengerti tentang aturan main nya bisa jd lebih paham lagi….
Dan bagi yg sdh mrasa “gape” gak perlu lagi asik2 meng-hina dina mereka yg masih belum begitu paham tentang twitter’an…
Aq mau follow mbakdos ah…aslii kamu bikin adeeem deeh…tengkyuu yaa…ijin copy paste buat teman2 yg msh blum paham….
Oo..jd begonoh yaa,se.ejeg2 bru ngeh nii..berarti bnyk emen nyang pd salah pke RT yaa..
kalo g!tu tararengkyu dah…