Maukah Kamu?
Kamu tahu apa rasanya duduk sendirian di dalam kafe dan hanya bisa melihat orang-orang di meja sebelah bercakap-cakap dan tertawa-tawa?
Kamu tahu apa rasanya duduk di meja untuk dua orang tapi kamu hanya sendirian dan menemukan kursi di hadapanmu kosong?
Kamu tahu apa rasanya dikelilingi suara tawa terbahak sementara matamu sedang menahan tangis sedari tadi?
Kamu tahu apa rasanya membayangkan kepalamu bersandar pada bahu seseorang di sampingmu, tetapi ketika kamu sadar, kamu hanya menggenggam erat tanganmu sendiri?
Kamu tahu apa rasanya menoleh ke luar dan menemukan langit yang semula terang perlahan semakin senja.. dan akhirnya gelap? Dan kamu harus beranjak.
Aku tahu.
Karena itulah aku ingin kamu yang menemani sepanjang hidupku.
Maukah kamu?

`akibat #shufflingiPod dan menemukan lagu-lagu I Don’t Want to Miss A Thing, Not One Night, sampai Valentine Girl, terjadilah tulisan ini *sigh*


11 Responses
H*SYU!! KEREN! :-O
*mlongo*
Aaahhh… Aku tahu sekali rasanya. *menghela nafas*
saya ?
ga mau..
ga berani..
Yo wis ayo ndang dibuka lowongan bagi yang mau, bersedia, & berani menemani jeng mbakdos yang keren wakairen ini
dan postingan ini pas sekali dengan moment aku saat ini, di cafe sendirian
*aaaahhh..mbakyuuuuuhh…* -.-
saya tahu rasanya
)
keren.. suka deh mbak yg ini..
Mau…mau…mau *eh*
“.. while its getting bitter and deeper every time, my mind starts to play tricks on me.”
Would you like a cup of ‘Coffee’ miss?
hmmm….maaauuuuu… ^_^
…tahukah kamu rasanya memiliki dua bahu tapi tak bisa berbagi sandaran denganmu…..
…tahukah kamu rasannya ingin menduduki kursi kosong dihadapanmu tapi kursi itu tidak mempersilahkan aku….?
…tahukah kamu rasanya menyaksikan ketegaranmu berusaha tertawa menyembunyikan tangismu…?
…tahukah kamu rasanya…bahwa aku sangat berharap segera merasakan apa yang kaurasakan…
hingga aku benar2 melihat tawa lepasmu yang sebenarnya….
………………………:)